Showing posts with label KH WAHID HASYIM. Show all posts
Showing posts with label KH WAHID HASYIM. Show all posts

Sunday, January 17, 2021

SHOLAT TASBIH

 SHOLAT TASBIH




Di PPI As Shiddiqi Putera Jember. Tiap Malam Senin dilaksanakan PENGAMALAN AUROD DZIKUL GHOFILIN yang sebelumnya dilaksanakan Sholat Tasbih berjamaah, nah pada saat inilah Murobby KH. Achmad Siddiq menjelaskan tata cara mengerjakan sholat Tasbih, antara lain Beliau menyitir hadis berikut

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا - أَنَّ «النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ: " يَا عَبَّاسُ! يَا عَمَّاهُ! أَلَا أُعْطِيْكَ؟ أَلَا أَمْنَحُكَ؟ أَلَا أَحْبُوْكَ؟ أَلَا أَفْعَلُ بِكَ؟ عَشْرَ خِصَالٍ إِذَا أَنْتَ فَعَلْتَ ذَلِكَ، غَفَرَ اللهُ لَكَ ذَنْبَكَ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، قَدِيْمَهُ وَحَدِيْثَهُ، خَطَأَهُ وَعَمْدَهُ، صَغِيْرَهُ وَكَبِيْرَهُ، سِرَّهُ وَعَلَانِيَتَهُ: أَنْ تُصَلِّيَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ، تَقْرَأُ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَسُورَةً، فَإِذَا فَرَغْتَ مِنَ الْقِرَاءَةِ فِي أَوَّلِ رَكْعَةٍ وَأَنْتَ قَائِمٌ، قُلْتَ: سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً، ثُمَّ تَرْكَعُ، فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشْرًا، ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ الرُّكُوعِ، فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا، ثُمَّ تَهْوِي سَاجِدًا، فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا، ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ السُّجُوْدِ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا، ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا، ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا، فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُونَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ، تَفْعَلُ ذَلِكَ فِي أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ، إِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ تُصَلِّيَهَا فِي كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ، فَفِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّةً، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ سَنَةٍ مَرَّةً، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي عُمْرِكَ مَرَّةً

Artinya: “Dari Abdullah bin Abbas radliyallâhu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Abbas bin Abdul Muthalib, “Wahai Abbas, pamanku, tidakkah aku memberimu? Tidakkah aku memberi tahumu? Tidakkah aku  lakukan kepadamu? Sepuluh perkara bila engkau melakukannya maka Allah ampuni dosamu; yang awal dan yang akhir, yang lama dan yang baru, yang tak dilakukan karena kesalahan dan yang disengaja, yang kecil dan yang besar, yang sembunyi-sembunyi dan yang terang-terangan. Lakukanlah shalat empat rakaat, pada setiap rakaat engkau membaca Al-Fatihah dan surat lainnya. Ketika engkau telah selesai membaca di rakaat pertama dan engkau masih dalam keadaan berdiri engkau ucapkan subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar lima belas kali. Kemudian engkau ruku’, ucapkan kalimat itu sepuluh kali saat kau ruku’. Kemudian engkau angkat kepalamu dari ruku’ (i’tidal), engkau baca kalimat itu sepuluh kali. Kemudian engkau turun bersujud, kau baca kalimat itu sepuluh kali dalam bersujud. Kemudian engkau angkat kepalamu dari bersujud, egkau baca kalimat itu sepuluh kali. Kemudian engkau bersujud (yang kedua), engkau baca kalimat tu sepuluh kali. Kemudian engkau angkat kepala, engkau baca kalimat itu sepuluh kali. Itu semua ada tujuh puluh lima dalam setiap rakaat. Engkau lakukan itu dalam empat rakaat. Bila engkau mampu melakukannya setiap sehari sekali maka lakukanlah. Bila tidak maka lakukan setiap satu jum’at sekali. Bila tidak maka setiap satu bula sekali. Bila tidak maka setiap satu tahun sekali. Bila tidak maka dalam seumur hidupmu lakukan sekali.”


 

Mari kita Perhatikan Bersama:

Pidato Abi ABI KH. ACHMAD SIDDIQtentang, Sholat Tasbih

Friday, September 4, 2020

Murojaah Sanawiyyah Dzikrul Ghafilin



Sesuai dengan penjelasan Murobby Abi KH. Achmad Siddiq, MUROJAAH SANAWIYYAH Yang Inti Acaranya UPACARA TAUBAT adalah dimaksudkan untuk selamatan tahunan atau Ulang Tahun Pengajian Malam Senin dan Ulang Tahun Pengamalan Dzikrul Ghofilin
Murojaah Sanawiyyah pertama dilaksanakan pada malam Jumat 26 Desember 1974 M atau 13 Dzulhijjah 1394 H. bertempat di PP As Shiddiqi Puteri Jember (PP ASHRI), sedang Murojaah Sanawiyyah ke dua dan seterusnya bertempat di PP As Shiddiqi Putera Jember (PPI ASHTRA) pada tahun-tahun berikutnya.

Dan untuk lebih jelasnya marilah kita dengarkan pidato penjelasan Abi KH. Achmad Siddiq pada acara MUROJAAH ke 5 yang dilaksanakan  02 Nopember 1979 M, tepatnya hari Jum’at 13 Dzulhijjah 1399 Hijriyah.

Silahkan diklik : MUROJAAH KE 2

Bagian





Silahkan diklik Murojaah ke 5 : MUROJAAH TAHUN 1979

Pada Zaman MUROBBY, rangkaian acara MUROJAAH dimulai usai shalat Isya dan setalah beliau Wafat atas sepersetujuan KHM. FARID WAJDI putera tertua almarchum acara MUROJAAH pada tahun 1993 M didahului SEMAAN AL QUR’AN, diawali sholat shubuh berjamaah kemudian Semaan Al Qur;an Bil Ghoib sampai paripurna, usai sholat Maghrib pengamalan Dzikrul Ghofin, ba’da sholat isya baru dilaksanakan RANGKAIAN MUROJAAH lihat yamg berikut ini :

Namun kemudian ada perubahan kembali yaitu ba’da Maghrib khomil Qur’an bin Nadhor, selesai Sholat Isya berjamaah baru di laksanakan rangkaian Murojaah seperti yang dilaksanakan era MUROBBY.

Sehingga rangkaian Acara Murojaah sebagai berikut :
1.        Sholat Maghrib Berjamaah
2.        Khotmil Qur’an bin Nadhor
3.        Sholat Isya Berjamaah
4.        Qoshidah Ya Arhamar Rohimin
5.        Alfatichah Pembukaan
6.        Qoshidah Asmaul Husna Bin Nadhom
7.        Alfatichah Liahlil Qaryah
8.        Khuthbah Muqoddimah Murojaah
9.        Sholat Mutlaq (dalam hati niat taubat)
10.  Pembacaan Bacaan Taubat, dilanjutkan
11.  Pembacaan DOA TAUBAT,

12.  Pengamalan Aurod Dzikrul Ghofilin.

Nadhom Qashidah Ya Arhamar Rohimien

Nadhom Qashidah Asmaul Husna




 


DOA TAUBAT


Bila Ingin Mendengar Suara Murobby Tatkala Berdoa Silahkan Klik :



Bila berkenan mendengarkan Khuthbah Muqoddimah Murojaah dari Murobby Abi KH. Achmad Siddiq silahkan klik :

MUROJAAH KE 2 TAHUN 1975



Wednesday, August 26, 2020

Halaman Tambahan Bagian 2 Wirid PPI ASHTRAN Jbr




Halaman Tambahan Bagian 1 Wirid PPI ASHTRAN Jbr




Pujian Wirid Maghrib PPI ASHTRAN Jbr





Pujian Wirid Dhuhur dan Isya PPI ASHTRAN Jbr




Pujian Wirid Shubuh PPI ASHTRAN Jbr





edisi cerita masa lalu

"edisi cerita masa lalu" kh. mukhit ke murobby bila berdua tidak boso tapi bila ada orang lain beliau boso (ini saya saksikan send...